MEKANISME PEMBENTUKAN ENERGI PADA OTOT

Materi : proses pembentukan energi di otot, mekanisme pembentukan energi untuk kontraksi otot, pembentukan energi secara aerob dalam otot

Mekanisme Pembentukan Energi Pada Otot

Berikut ini adalah mekanisme pembentukan energi pada jaringan otot / energi aktivasi otot-otot:

Di dalam otot lurik terdapat zat yang mengandung energi aktivasi, tepatnya di dalam protoplasma otot lurik.

Zat tersebut adalah ATP (Adenosin Tri Phosfat) dan ADP (Adenosin Di Phosfat). Bila ATP dan ADP melepaskan gugusan fosfatnya, maka energi dilepaskan. Energi yang dilepaskan digunakan untuk kontraksi otot dan disebut energi aktivasi otot.
Penguraian di atas bersifat anaerob ( tidak memerlukan O2). Dalam keadaan istirahat terjadi pembentukan kembali ATP dan ADP, untuk penyusunan ini diperlukan O2 dan energi.

Tenaga yang diperlukan ini diperoleh dari glikogen dengan melalui proses sebagai berikut :

glikogen    –> lactacidogen

lactacidogen –> glukosa + asam lactat

glukosa + 6O2  –> 6 CO2 + 6 H2O + asam lactat + E
—————————————————————– (+)
glikogen + 6O2 –> 6 CO2 + 6 H2O + asam lactat + E

Catatan : Glikogen diubah menjadi glukosa oleh hormon adrenalin Asam lactat yang terbentuk meracuni otot, menyebabkan rasa pegal. Asam lactat dihilangkan dengan oksidasi.

Nah semoga teman-temen bisa menjelaskan mekanisme pembentukan energi pada saat otot relaksasi seperti di atas ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *