JARINGAN IKAT PADA MANUSIA

Materi : fungsi jaringan ikat pada manusia, jaringan ikat pada tubuh manusia, jaringan ikat longgar pada manusia, letak jaringan ikat pada manusia, tulang rawan pada manusia

Pengertian Jaringan Ikat Pada Manusia (penyokong) — (Connective Tissue)

Jaringan ikat adalah jaringan yang fungsinya memperkuat tubuh, mengisi tubuh atau menghubungkan jaringan satu dengan yang lain. Jaringan ini didukung oleh tulang-tulang (skeleton).

Jenis tulang berdasarkan bentuknya dan contohnya

Berdasarkan bentuk dan fungsinya tulang manusia terbagi menjadi tiga bagian.

1. Jaringan pengikat.

Jaringan ini terdiri dari sel-sel yang banyak zat antara-nya (matrix), berserabut dan terletak di antara jaringan-jaringan yang lain. Fungsi jaringan ikat pada manusia adalah untuk mengokohkan dan memberi bentuk pada jaringan tertentu.

Contoh jaringan ikat pada manusia

Beberapa jenis jaringan ikat pada manusia antara lain :

–    Tali urat

gunanya menghubungkan otot daging dengan tulang. Misalnya tali urat achiles, menghubungkan otot betis dengan tulang tumit untuk menggerakkan kaki.

–    Selaput tulang.

meliputi tiap-tiap tulang.

–    Selaput gigi. menutupi akar gigi.

2. Tulang rawan (Chondrion)

Terdiri dari sel-sel tulang rawan (Chondriocyt) yang berbentuk bulat. Zat antara (matrix) mengandung sedikit CaCO3 dan Ca3 (PO4)2 tetapi banyak mengandung collagen dan kadang-kadang mengandung serabut-serabut yang tipis dan elastis.

Berdasarkan ada dan tidaknya serabut yang elastis tulang rawan terbagi menjadi :

a.    Tulang rawan bening, misalnya :

—    tulang rawan antara rusuk dan tulang dada.

—    tulang rawan ujung hidung.

b.    Tulang rawan berserabut, misalnya :

—    daun telinga

—    tulang rawan di sela-sela ruas tulang belakang.

Pada bayi sebagian besar tulangnya disusun oleh tulang rawan. Sedang pada orang dewasa umumnya diisi oleh tulang sejati (osteon), tulang rawannya hanya terdapat di beberapa tempat saja.

3. Tulang sejati (osteon).

Tulang sejati adalah tulang yang disusun oleh sel-sel tulang sejati (osteocyt) yang berbentuk lonjong. Matrixnya bersifat keras karena banyak mengandung CaC03 dan Ca3(P04)2 dan sedikit collagen.

Kita mengenal dua macam tulang, yaitu tulang pipa dan tulang pipih.

a.    Tulang pipa, diisi oleh sumsum kuning yang merupakan campuran dari sumsum merah dan lemak.

Pada bagian ujung tulang terdapat rongga-rongga kecil menyerupai spons, merupakan tempat pembuatan sel da-rah putih (leucocyt).

Proses pembentukan tulang sejati yang berasal dari tulang rawan disebut proses Osifikasi rawan.

b.    Tulang pipih,misalnya tulang rusuk, tulang selangka dsb.,

Di dalamnya terdapat rongga-rongga kecil menyerupai spons. Rongga ini diisi oleh sumsum merah merupakan tempat dibuatnya butir-butir darah merah (eritrocyt).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *