FUNGSI JARINGAN PENGIKAT BIASA PADA HEWAN

Fungsi jaringan pengikat pada hewan adalah sebagai penopang, menghubungkan dan mengisi celah antar jaringan dengan ciri-ciri yaitu : terdiri dari bermacam-macam sel dan terdapat substansi seluler dan berasal dari jaringan mesenkim.

Fungsi Jaringan Pengikat Biasa

Fungsi jaringan pengikat biasa dan struktur jaringan ikat biasa adalah sebagai berikut :

  • tersusun oleh sel yang susunannya tidak rapat
  • komponen utama jaringan pengikat adalah sel & substansi interseluler
  • substansi interselulernya berupa serabut kalogen, serabut elastis dan serabut retikuler
  • berfungsi sebagai tempat bertumpu sel-sel epitel
  • berfungsi sebagai penyokong nutrisi pada sel-sel otot

Klasifikasi Jaringan Ikat

Untuk mengklasifikasi jaringan pengikat sebenarnya tidaklah mudah, karena beberapa jenis jaringan pengikat dapat dimasukkan kedalam lebih dari satu golongan. Untuk kepentingan struktur histologisnya, dapat dibedakan secara global, yaitu :

  • Jaringan pengikat embrional, yaitu jaringan pengikat yang biasanya terdapat pada embrio. Jaringan ini berkembang menjadi jaringan dasar dewasa.
  • Jaringan pengikat dewasa.

Pada jaringan pengikat dewasa, terdapat 5 jenis jaringan berdasarkan komponen penyusunya, yaitu :

  • Jaringan pengikat longgar
  • Jaringan pengikat padat
  • Jaringan pengikat retikuler
  • Jaringan pengikat berpigmen
  • Jaringan lemak

Nah itulah penjelasan singkat mengenai fungsi jaringan pengikat biasa pada hewan. Semoga bermanfaat !

Lihat juga jaringan ikat pada manusia & jaringan epitel pada manusia 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *